{"id":71266,"date":"2022-05-28T00:05:34","date_gmt":"2022-05-28T00:05:34","guid":{"rendered":"http:\/\/paitonagatogel.net\/?p=71266"},"modified":"2022-05-28T00:05:35","modified_gmt":"2022-05-28T00:05:35","slug":"28-mei-2016-dunia-gempar-gorila-harambe-ditembak-mati-akibat-anak-jatuh-ke-kandang","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/2022\/05\/28\/28-mei-2016-dunia-gempar-gorila-harambe-ditembak-mati-akibat-anak-jatuh-ke-kandang\/","title":{"rendered":"28 Mei 2016: Dunia Gempar, Gorila Harambe Ditembak Mati Akibat Anak Jatuh ke Kandang"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"913\" height=\"506\" src=\"http:\/\/paitonagatogel.net\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/image-9.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-71267\" srcset=\"http:\/\/paitonaga303.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/image-9.png 913w, http:\/\/paitonaga303.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/image-9-300x166.png 300w, http:\/\/paitonaga303.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/image-9-768x426.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 913px) 100vw, 913px\" \/><\/a><figcaption><em><a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gambar gorila Harambe yang dikenang setelah ditembak mati akibat anak tiga tahun jatuh ke kandangnya di Cincinnati Zoo &amp; Botanical Garden.(AP\/John Minchillo, File)<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">NAGA303 <\/a>&#8211;<\/strong>\u00a0Pada tanggal 28 Mei 2016, seorang anak laki-laki berusia 3 tahun jatuh ke kandang hewan dan mulai diseret oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">gorila\u00a0<\/a>jenis Western Lowland Gorilla bernama Harambe. Inilah detik-detik akhir hidup sang primata yang berakhir dalam hitungan menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Petugas kebun binatang membuat keputusan sulit untuk menembak\u00a0<a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Harambe<\/a>, yang mengakibatkan kematiannya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami sedih kehilangan Harambe, tetapi nyawa seorang anak dalam bahaya dan keputusan cepat harus dibuat oleh Tim Tanggap Hewan Berbahaya kami,&#8221; kata Direktur Kebun Binatang Thayne Maynard saat itu seperti dikutip dari&nbsp;<em>Fox19.com.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Insiden di Kebun Binatang Cincinnati menyebabkan kegemparan publik tidak hanya dari penduduk setempat di Queen City, tetapi juga dari orang-orang di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebun binatang meningkatkan penghalang keamanan di sekitar pameran beberapa minggu setelah\u00a0<a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">gorila Harambe\u00a0<\/a>yang berusia 17 tahun itu mati.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah itu diikuti beberapa bulan kemudian oleh laporan publik dari Departemen Pertanian AS yang menunjukkan bahwa penghalang itu tidak memenuhi standar federal pada hari anak itu jatuh ke dalam kandang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejak saat itu, tempat pameran gorila telah mengalami renovasi dua fase yang berakhir pada Desember 2017, yang mencakup modifikasi seperti ruang dalam ruangan dengan kaca penglihatan setinggi langit-langit, habitat luar ruang yang muncul kembali, dan saluran air yang lebih hemat energi.<\/p>\n\n\n\n<p>Seekor gorila baru bernama Mshindi kemudian ditambahkan ke pameran sesaat sebelum renovasi selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Proyek ini sejatinya sudah direncanakan pada tahun 2015, sebelum kematian Harambe.<\/p>\n\n\n\n<p><br><strong><a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kronologi Bocah yang Jatuh dan Diseret Gorila Harambe<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hari itu, Sabtu 28 Mei 2016, insiden mengejutkan yang berbuntut panjang terjadi di Kebun Binatang Cincinnati, Amerika Serikat. Bocah laki-laki berusia 3 tahun naik ke pembatas lalu terjatuh ke parit di dalam kandang gorila.<\/p>\n\n\n\n<p>Gorila bernama Harambe kemudian mendekati anak tersebut, mengambil, lalu menyeretnya di parit yang airnya dangkal selama sekitar 10 menit. Semua orang panik kala itu dan berteriak histeris.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak kebun binatang saat itu merasa harus segera bertindak. Mereka menilai, kondisi tersebut &#8216;mengancam jiwa&#8217; sang anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka, tembakan pun dilepaskan. Bukan peluru bius, melainkan amunisi tajam yang menyudahi hidup hewan terancam punah berbobot 180 kilogram itu. Gorila Harambe mati pada usia 17 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Dunia pun gempar. Sejumlah orang menyalahkan pihak kebun binatang dan orangtua si bocah yang dinilai tak menjaga dengan baik buah hatinya itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi sebelumnya terjadi insiden di mana dua ekor singa ditembak mati di sebuah kebun binatang di Cile setelah seorang pria yang diduga berniat bunuh diri memasuki kandang hewan buas itu.<br><br><strong><a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\">Siapa yang Salah? &#8211; Bantuan hingga Ancaman Pembunuhan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Lepas dari siapa yang salah, bagaimana kondisi bocah itu saat ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Sang ibu, Michelle Gregg, mengatakan, putranya dalam kondisi relatif baik. Anak itu bernama Isaiah.<\/p>\n\n\n\n<p>Michelle dan suaminya, Deonne Dickerson berterimakasih pada pihak kebun binatang yang menyelamatkan putra mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jika ada pihak yang ingin memberikan hadiah, kami merekomendasikan agar donasi tersebut diberikan pada Kebun Binatang Cincinnati atas nama Harambe,&#8221; kata mereka dalam pernyataannya, seperti dikutip dari<em>&nbsp;News.com.au<\/em>, Kamis (2\/6\/2016).<\/p>\n\n\n\n<p>Pasangan tersebut mengaku mendapat tawaran sejumlah uang, namun mereka tak berniat menerima bantuan finansial apapun.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Anak kami telah menjalani pemeriksaan dokter dan dalam kondisi baik. Kami mengucap syukur pada Tuhan untuk kasih dan rahmat-Nya, dan untuk pihak kebun binatang atas aksi yang mereka lakukan untuk menyelamatkan putra kami.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Ibu Isaiah mengatakan di Facebook bahwa putranya menderita gegar otak dan sejumlah luka gores tetapi kondisinya relatif baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain bantuan, keluarga si bocah juga mengaku menerima ancaman pembunuhan.<br><br><strong><a href=\"https:\/\/nagajkt.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Orangtua Dituntut<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sejumlah saksi mata mengatakan, bocah Isaiah awalnya ingin masuk ke kandang gorila dan memanjat penghalang setinggi 1 meter.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia kemudian terjatuh dari ketinggian 4,6 meter ke dalam parit. Petugas kebun binatang menembak Harambe setelah menilainya melakukan hal berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut dan sedang mempertimbangkan apakah akan mengajukan gugatan pada orangtua si bocah. Akhirnya orangtua bocah itu bebas dari gugatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, lebih dari 60 ribu orang menandatangani petisi meminta orangtua bocah itu dimintai pertanggungjawaban yang membuat Harambe kehilangan nyawanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok pecinta hewan, Stop Animal Exploitation Now juga menggugat pihak kebun binatang atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian gorila ke Departemen Pertanian AS. Mereka menuntut denda US$ 10 ribu dijatuhkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NAGA303 &#8211;\u00a0Pada tanggal 28 Mei 2016, seorang anak laki-laki berusia 3 tahun jatuh ke kandang hewan dan mulai diseret oleh\u00a0gorila\u00a0jenis<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":71270,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1396,1371,1374,1013,958,1408,1432,970,23,302],"class_list":["post-71266","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bandarterpercaya","tag-bandartogel","tag-bandartogelonline","tag-hoki","tag-jackpot","tag-judionline","tag-linkalternatifnaga303","tag-menang","tag-naga303","tag-togel","comments-off"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=71266"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/71266\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/71270"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=71266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=71266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/paitonaga303.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=71266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}